Saat pertama kali anda menjalankan Ms-Word, anda akan disuguhkan sebuah splash screen sebelum anda masuk ke dalam aplikasi itu sendiri. Kini, Office 2013 menyediakan sebuah fitur untuk menghilangkan splash screen tersebut sehingga anda tidak akan mendapati tampilan tersebut di saat anda membuka Office 2013.
Wednesday, 8 January 2014
Menonaktifkan Splash Screen Word 2013
Saat pertama kali anda menjalankan Ms-Word, anda akan disuguhkan sebuah splash screen sebelum anda masuk ke dalam aplikasi itu sendiri. Kini, Office 2013 menyediakan sebuah fitur untuk menghilangkan splash screen tersebut sehingga anda tidak akan mendapati tampilan tersebut di saat anda membuka Office 2013.
Fitur Comment terbaru di Word 2013
Jika Anda mengerjakan dokumen dengan berkolaborasi, maka pelacakan
terhadap perubahan menjadi hal yang penting. Setiap user yang
berpartisipasi dalam pengeditan dokumen perlu mengetahui
perubahan-perubahan yang dilakukan oleh user lain. Komentar adalah salah
satu fitur yang dapat diandalkan untuk mengetahui perubahan yang sudah
dilakukan atau perubahan yang perlu dilakukan.
Di versi Word 2007 atau 2010, Anda dapat memberikan komentar lewat Review >> New Comment.
Dokumen Word 2013 memiliki fitur-fitur baru yang berhubungan dengan pemberian komentar. Pertama adalah reply comment. Setelah Anda (atau user lain) memberikan comment di bagian tertentu, Anda (atau user lain) dapat me-reply comment tersebut.
Di versi Word 2007 atau 2010, Anda dapat memberikan komentar lewat Review >> New Comment.
Dokumen Word 2013 memiliki fitur-fitur baru yang berhubungan dengan pemberian komentar. Pertama adalah reply comment. Setelah Anda (atau user lain) memberikan comment di bagian tertentu, Anda (atau user lain) dapat me-reply comment tersebut.
Membuat header otomatis sesuai subjudul
Pada posting ini
telah dibahas bagaimana membuat header (atau footer) yang berbeda pada
dokumen yang sama. Kuncinya adalah menggunakan section yang berbeda.
Untuk setiap section, dimungkinkan memiliki header (atau footer) yang
berbeda dengan section sebelumnya walaupun masih ada di dalam satu
dokumen.
Bagaimana untuk header atau footer yang disesuaikan dengan judul atau sub-judul? Sebagai contoh untuk penulisan karya ilmiah yang terdiri dari beberapa bab, bagaimana membuat footer dengan teks yang sesuai judul babnya?
Anda dapat melakukannya secara manual (seperti yang telah dibahas di posting ini). Atau bisa juga secara otomatis lewat yang disebut dengan field. Berikut adalah contoh kasus header yang muncul secara otomatis berdasarkan topik tertentu.
Misalkan Anda memiliki sebuah naskah yang terdiri dari 10 artikel dengan judul artikel yang berbeda-beda. Setiap artikel TIDAK dipisahkan baik oleh page-break maupun section (lihat contoh).
Agar header dapat muncul di setiap halaman sesuai dengan judul artikel, maka langkah-langkahnya adalah:
Bagaimana untuk header atau footer yang disesuaikan dengan judul atau sub-judul? Sebagai contoh untuk penulisan karya ilmiah yang terdiri dari beberapa bab, bagaimana membuat footer dengan teks yang sesuai judul babnya?
Anda dapat melakukannya secara manual (seperti yang telah dibahas di posting ini). Atau bisa juga secara otomatis lewat yang disebut dengan field. Berikut adalah contoh kasus header yang muncul secara otomatis berdasarkan topik tertentu.
Misalkan Anda memiliki sebuah naskah yang terdiri dari 10 artikel dengan judul artikel yang berbeda-beda. Setiap artikel TIDAK dipisahkan baik oleh page-break maupun section (lihat contoh).
Agar header dapat muncul di setiap halaman sesuai dengan judul artikel, maka langkah-langkahnya adalah:
Penomoran otomatis untuk gambar dan tabel
Memberikan nomor untuk gambar dan tabel (termasuk caption) adalah salah
satu tugas yang sering dilakukan jika Anda adalah mahasiswa yang sedang
mengerjakan laporan, tugas akhir atau menulis paper. Berhadapan dengan
banyak gambar (atau tabel) di mana satu per satu harus diberi nomor
bukanlah hal yang sederhana. Terutama jika di tengah-tengah naskah, Anda
perlu menambahkan gambar lain, sehingga penomoran harus disesuaikan.
Menjenuhkan?
Tidak terlalu jika Anda tahu bagaimana memberikan penomoran otomatis untuk setiap gambar atau tabel. Saat ada penyisipan gambar atau tabel di tengah-tengah, Ms-Word yang akan melakukan peng-update-an untuk nomor-nomor berikutnya.
Cara membuat penomoran otomatis adalah sebagai berikut;
Tidak terlalu jika Anda tahu bagaimana memberikan penomoran otomatis untuk setiap gambar atau tabel. Saat ada penyisipan gambar atau tabel di tengah-tengah, Ms-Word yang akan melakukan peng-update-an untuk nomor-nomor berikutnya.
Cara membuat penomoran otomatis adalah sebagai berikut;
- Letakkan kursor pada tabel, gambar atau rumus yang hendak diberi judul.
- Pilih menu Reference à Insert Caption.
- Masukkan judul pada text box Caption.
- Pilih jenis objek (tabel, gambar atau rumus) pada combo box Label.
- Klik Ok.
Tentang footnotes dan endnotes di Ms-Word
Footnote dan endnote merupakan fitur di Ms-Word untuk memberikan
keterangan (entah berupa catatan, komentar atau referensi) untuk teks
atau kalimat tertentu. Dalam Bahasa Indonesia, footnote disebut sebagai
catatan kaki (yang muncul di bagian bawah halaman, di atas footer). Beda
antara footnote dan endnote adalah bahwa endnote muncul di akhir bab
atau section.
Ms-Word menggunakan penomoran berurut untuk footnote atau endnote. Langkah untuk menyisipkan footnote atau endnote adalah:
Ms-Word menggunakan penomoran berurut untuk footnote atau endnote. Langkah untuk menyisipkan footnote atau endnote adalah:
- Pilih Reference pada ribbon.
- Klik Footnotes atau Endnotes. Secara default, Ms-Word akan meletakkan Footnote di akhir halaman dan endnotes di akhir dari dokumen. Posisi ini dapat diubah dengan menampilkan kotak dialog Footnotes and endnotes.
Membuat Header dan Footer yang berbeda
Standardnya, header atau footer akan muncul di setiap halaman. Header
muncul di atas dan footer muncul di bawah. Judul dari naskah dapat
dijadikan header, agar pembaca dapat senantiasa ingat naskah apa yang
sedang dibacanya. Namun ada kasus di mana header atau footer berbeda
antara halaman yang satu dengan halaman yang lain. Untuk penulisan
skripsi misalnya. Header atau footer untuk setiap bab akan berbeda
sesuai dengan judul bab.
Misal untuk Bab I, di header muncul "Pendahuluan", sementara di bab II, header berubah menjadi "Landasan teori", dan sebagainya. Cara manual membuat header yang berbeda semacam itu adalah dengan memisahkan setiap bab menjadi file tersendiri. BabI.docx, BabII.docx dan seterusnya. Namun tentu cara ini tidak praktis.
Cara yang lebih praktis adalah dengan menggunakan section. Antar bab harus dipisahkan menjadi section yang berbeda. Header dapat diatur per section. Misal untuk section I, header dikosongkan (karena digunakan untuk kata pengantar, daftar isi atau semacamnya), untuk section II, header diisi dengan "Pendahuluan", untuk section III, header diisi dengan "Landasan teori" dan sebagainya.
Bagaimana cara membuat section?
Sebelum header atau footer dibuat/diisikan, terlebih dulu kita menentukan setiap section yang hendak dibuat. Contoh pada ilustrasi berikut, teks Bab II akan dipisahkan menjadi section yang berbeda dengan Bab I di atasnya.
Misal untuk Bab I, di header muncul "Pendahuluan", sementara di bab II, header berubah menjadi "Landasan teori", dan sebagainya. Cara manual membuat header yang berbeda semacam itu adalah dengan memisahkan setiap bab menjadi file tersendiri. BabI.docx, BabII.docx dan seterusnya. Namun tentu cara ini tidak praktis.
Cara yang lebih praktis adalah dengan menggunakan section. Antar bab harus dipisahkan menjadi section yang berbeda. Header dapat diatur per section. Misal untuk section I, header dikosongkan (karena digunakan untuk kata pengantar, daftar isi atau semacamnya), untuk section II, header diisi dengan "Pendahuluan", untuk section III, header diisi dengan "Landasan teori" dan sebagainya.
Bagaimana cara membuat section?
Sebelum header atau footer dibuat/diisikan, terlebih dulu kita menentukan setiap section yang hendak dibuat. Contoh pada ilustrasi berikut, teks Bab II akan dipisahkan menjadi section yang berbeda dengan Bab I di atasnya.
- Letakkan kursor sebelum teks "Bab II"
Membuat header otomatis sesuai subjudul
Pada posting ini
telah dibahas bagaimana membuat header (atau footer) yang berbeda pada
dokumen yang sama. Kuncinya adalah menggunakan section yang berbeda.
Untuk setiap section, dimungkinkan memiliki header (atau footer) yang
berbeda dengan section sebelumnya walaupun masih ada di dalam satu
dokumen.
Bagaimana untuk header atau footer yang disesuaikan dengan judul atau sub-judul? Sebagai contoh untuk penulisan karya ilmiah yang terdiri dari beberapa bab, bagaimana membuat footer dengan teks yang sesuai judul babnya?
Anda dapat melakukannya secara manual (seperti yang telah dibahas di posting ini). Atau bisa juga secara otomatis lewat yang disebut dengan field. Berikut adalah contoh kasus header yang muncul secara otomatis berdasarkan topik tertentu.
Misalkan Anda memiliki sebuah naskah yang terdiri dari 10 artikel dengan judul artikel yang berbeda-beda. Setiap artikel TIDAK dipisahkan baik oleh page-break maupun section (lihat contoh).
Bagaimana untuk header atau footer yang disesuaikan dengan judul atau sub-judul? Sebagai contoh untuk penulisan karya ilmiah yang terdiri dari beberapa bab, bagaimana membuat footer dengan teks yang sesuai judul babnya?
Anda dapat melakukannya secara manual (seperti yang telah dibahas di posting ini). Atau bisa juga secara otomatis lewat yang disebut dengan field. Berikut adalah contoh kasus header yang muncul secara otomatis berdasarkan topik tertentu.
Misalkan Anda memiliki sebuah naskah yang terdiri dari 10 artikel dengan judul artikel yang berbeda-beda. Setiap artikel TIDAK dipisahkan baik oleh page-break maupun section (lihat contoh).
Memisahkan garis bawah antar kata
Standard-nya, ketika Anda menggunakan menggunakan Ctrl-U untuk menggaris
bawah suatu kalimat, maka keseluruhannya akan digaris bawah (termasuk
spasi yang memisahkan antar kata). Jika Anda menginginkan untuk
menggaris bawah hanya pada kata (tidak termasuk spasi), lakukan langkah
berikut:
- Blok terlebih dulu teks yang hendak digaris bawah secara terpisah.
- Tekan CTRL+SHIFT+W.
Tutorial videonya bisa disaksikan pada channel ini:
Cara ini akan menghemat waktu anda ketimbang anda harus menghilankan
satu persatu garis bawah pada spasi. Jika anda menekan CTRL+SHIFT+W
untuk yang kedua kalinya, maka garis bawah akan dihilangkan. Untuk
menyambungnya lagi, tekan saja CTRL+U.
Superscript dan Subscript
Superscript artinya teks yang diletakkan sedikit di atas teks normal
(super = atas, seperti superman) dan subscript artinya teks yang
diletakkan di bawah (sub = bawah, seperti subway). Akan lebih cepat
ketika menuliskan teks superscript dan subscript semacam ini dilakukan
dengan shortcut.
Untuk superscript: blok teks, lalu tekan CTRL+SHIFT + + (tanda "+" ada di atas sama dengan)
Untuk subscript: blok teks, lalu tekan CTRL+ =
Untuk superscript: blok teks, lalu tekan CTRL+SHIFT + + (tanda "+" ada di atas sama dengan)
Untuk subscript: blok teks, lalu tekan CTRL+ =
Sama seperti efek pencetakan tebal,
miring dan garis bawah, shortcut ini bersifat togle. Artinya, ketika anda
melakukan penekanan untuk yang kedua kalinya, karakter akan kembali normal.
AutoText
Tahukah anda? Ternyata Microsoft Word juga mempunyai fitur
unik yaitu AutoText!
Jika anda pernah mendengar hal serupa, tentu dari salah satu
gadget smartphone yang mungkin anda pakai.
Cara menggunakannya juga ternyata tidaklah sulit
1. Ketikkan kata atau kalimat yang ingin diganti,
contohnya:
“Bank Central Asia”.
“Bank Central Asia”.
1 2.Lakukan blok pada kata atau kalimat yang dipilih
“Bank Central Asia”.
2
3.Pilih tab Insert.
3
4.Klik tab Text dan kemudian Quick Parts,
akan ada menu baru yang muncul
5.Klik Save Selection to Quick Part Gallery. Lalu
dialog box Create New Building Block akan muncul.
1.
6.Ketikkan kata pengganti yang diinginkan, dalam hal ini akan
digunakan kata BCA.
1.
7.Klik OK. Maka dialog boxnya akan tertutup.
2.
8.Ketik BCA dan pencet tombol F3 dan text yang
kamu ketik akan berubah menjadi:
“Bank Central Asia”
“Bank Central Asia”
Meng-copy format teks lewat Format Painter
Meng-copy teks dapat dilakukan dengan cepat lewat Ctrl+C dan Ctrl+V
untuk mempaste teks. Bagaimana jika Anda ingin mengcopy hanya format
font-nya?
Untuk lebih jelas, berikut tutorial videonya:
Untuk lebih jelas, berikut tutorial videonya:
Tentang footnotes dan endnotes di Ms-Word
Footnote dan endnote merupakan fitur di Ms-Word untuk memberikan
keterangan (entah berupa catatan, komentar atau referensi) untuk teks
atau kalimat tertentu. Dalam Bahasa Indonesia, footnote disebut sebagai
catatan kaki (yang muncul di bagian bawah halaman, di atas footer). Beda
antara footnote dan endnote adalah bahwa endnote muncul di akhir bab
atau section.
Ms-Word menggunakan penomoran berurut untuk footnote atau endnote. Langkah untuk menyisipkan footnote atau endnote adalah:
Ms-Word menggunakan penomoran berurut untuk footnote atau endnote. Langkah untuk menyisipkan footnote atau endnote adalah:
- Pilih Reference pada ribbon.
- Klik Footnotes atau Endnotes. Secara default, Ms-Word akan meletakkan Footnote di akhir halaman dan endnotes di akhir dari dokumen. Posisi ini dapat diubah dengan menampilkan kotak dialog Footnotes and endnotes.
Memilih gambar yang terletak di belakang teks
Kita pasti pernah
membuat gambar menjadi terletak di belakang teks, yang bertujuan untuk
menjadi background dari teks tersebut. Nah, masalah yang sering terjadi
adalah, kalau gambar yang kita jadikan background tersebut lebih kecil
atau sama besar dengan teks, dan teks yang kita pilih adalah teks yang
sangat padat, sehingga rata kanan-kiri dan penuh dari atas hingga bawah
gambar, saat kita ingin mengubah model / mengedit gambar tersebut kita
akan kesulitan untuk memilih / menyeleksi gambar. Seringkali cara yang
kita gunakan adalah mencari celah yang sekiranya dapat kita gunakan
untuk menyeleksi gambar, baik di sudut maupun di tengah-tengah teks,
atau jika tidak dapat, kita akan mengulangi langkah sebelumnya, agar
gambar dapat dipilih.
Untuk lebih jelas, berikut tutorial videonya:
Untuk lebih jelas, berikut tutorial videonya:
Tips Memindahkan Paragraf Dan Listing
Kadang saat kita telah membuat
tulisan berlembar-lembar, adakalanya kita merasa bahwa beberapa paragraf
kurang tepat letaknya, sehingga harus ditukar urutannya dengan paragraf
yang lain, diatasnya maupun di bawahnya.
Untuk lebih jelas, berikut tutorial videonya:
Untuk lebih jelas, berikut tutorial videonya:
Melakukan penghitungan secara cepat dalam Microsoft Word
Tahukah anda, bahwa kita dapat melakukan penghitungan secara cepat menggunakan Microsoft Word seperti halnya dalam Microsoft Excel, simak cara berikut ini.
Untuk tutorial silahkan saksikan pada channel ini: https://www.youtube.com/channel/UC5xEyhUr_yvqjooKIo38SJA
Menambahkan button Calculate pada Quick Access Toolbar
Untuk tutorial silahkan saksikan pada channel ini: https://www.youtube.com/channel/UC5xEyhUr_yvqjooKIo38SJA
Menambahkan button Calculate pada Quick Access Toolbar
- Klik panah dropdown yang terletak di samping Quick Access Toolbar, pilih 'More Commands'
Membandingkan dua dokumen
Ketika bekerja dengan dokumen yang membutuhkan revisi berulang kali
(paper, skripsi atau naskah buku), ada kalanya Anda perlu menampilkan
sejarah revisi yang telah dilakukan. Dokumen lama perlu dibandingkan
dengan dokumen yang telah mengalami revisi untuk mencari tahu di mana
perubahan-perubahan yang telah dilakukan pada dokumen baru.
Untuk lebih jelas, berikut tutorial videonya:
Untuk lebih jelas, berikut tutorial videonya:
Menggabungkan dua atau lebih dokumen
Jika Anda menulis sebuah naskah buku yang terdiri dari beberapa bab yang
tiap bab-nya terpisah dalam file yang berbeda, di akhir pengeditan,
Anda mungkin perlu untuk menggabungkan bab-bab tersebut ke dalam satu
file master.
Ketimbang Anda harus membuka lalu meng-copy-paste dokumen-dokumen tersebut, Anda dapat memanfaatkan fitur penggabungan dokumen di Ms-Word, yaitu merge documents.
Langkah-langkah untuk menggabung dokumen adalah sebagai berikut:
Ketimbang Anda harus membuka lalu meng-copy-paste dokumen-dokumen tersebut, Anda dapat memanfaatkan fitur penggabungan dokumen di Ms-Word, yaitu merge documents.
Langkah-langkah untuk menggabung dokumen adalah sebagai berikut:
- Klik Insert pada Ribbon, lanjutkan dengan mengklik Object.
Membuka Dokumen versi lama di Word 2013
Dokumen yang dibuat dengan Word sebelum versi 2013, tetap dapat dibuka
dan diedit oleh Word 2013. Ketika Anda membuka sebuah dokumen di
Microsoft Word 2013 yang dibuat dalam versi Word sebelumnya (97-2003,
2007 atau 2010), teks [Compatibility Mode] akan muncul di title
bar. Compability mode ini memastikan bahwa fitur-fitur terbaru di Word
2013 tidak akan disertakan dalam dokumen sehingga dokumen lama tetap
dapat tersimpan sesuai dengan format Word sebelumnya (dan dapat dibuka
di Word versi sebelumnya).
Password untuk dokumen PDF di Word 2013
Menyimpan file dalam format PDF telah dapat dilakukan sejak versi Office
2007 (dengan tambahan Add-on), dan berlanjut di Office 2010. Office
2013 memberikan tambahan fitur baru, yaitu mengedit secara langsung
dokumen PDF – dan menyimpan baik tetap dalam PDF maupun diubah menjadi
format DocX.
Fitur ini tentu akan menguntungkan bagi user yang sering bekerja dengan dokumen PDF.
Bukan hanya sekedar melakukan pengeditan PDF secara langsung, Ms-Word 2013 juga dapat digunakan untuk memproteksi dokumen PDF dengan password.
Langkah-langkah untuk menambahkan password untuk dokumen PDF adalah sebagai berikut:
Fitur ini tentu akan menguntungkan bagi user yang sering bekerja dengan dokumen PDF.
Bukan hanya sekedar melakukan pengeditan PDF secara langsung, Ms-Word 2013 juga dapat digunakan untuk memproteksi dokumen PDF dengan password.
Langkah-langkah untuk menambahkan password untuk dokumen PDF adalah sebagai berikut:
- Buka dokumen PDF yang ingin diberikan password.
- Pilih File >> Save as untuk menyimpan dokumen PDF dengan nama yang berbeda.
Memanfaatkan tabel untuk mengatur tata letak teks
Melihat gambar di atas, apa yang terpikir? Laporan Tugas Akhir? Benar, dan hampir pasti jika anda menyusun dokumen dengan gaya formal, tentunya anda akan membuat lembar yang nantinya ditanda-tangani oleh beberapa orang seperti contoh yang diberikan di atas. Pertanyaannya adalah, bagaimana cara anda membuat dokumen seperti contoh di atas agar anda mendapati teks dengan tata letak yang rapi?
Spasi, spasi, spasi? Bukan pilihan yang tepat terutama untuk font yang non-fixed-width.
Tabulasi? Bisa saja, namun anda mungkin harus bersusah-payah sedikit untuk membuat tulisan anda benar-benar rapi terutama jika harus menggunakan center alignment.














